Usia
mereka baru enam dan delapan tahun. Tetapi kakak beradik ini telah
berhasil membantu orang tua mereka menjual rumah seharga GBP250.000
(Rp4,89 miliar) hanya dalam waktu kurang dari satu minggu!
David dan Liene Perry adalah orang tua dari agen properti termuda tersebut. Dengan bertambahnya anggota keluarga, mereka berharap dapat membeli rumah idaman yang memiliki lima kamar. Oleh karena itu, mereka berencana menjual rumah yang mereka tinggali saat ini. >>Baca juga: Tips Menjual Rumah dengan Jasa Broker
Ide kreatif Ella (8) dan Tomass (6) ini adalah membuat 40 lembar selebaran yang mereka tulis sendiri. Selebaran itu berisi antara lain keterangan rumah yang akan dijual, dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Cara menyebar selebaran pun hanya mendatangi tetangga di dekat rumah dari pintu ke pintu, lalu menanyakan adalah anggota keluarga yang sedang mencari rumah.
Hanya dalam waktu empat hari tepatnya, datanglah dua tawaran pembelian atas rumah tersebut. “Yang membuat saya tertarik untuk membantu adalah karena keramahan dan kepolosan mereka,” kata salah seorang tetangga yang akhirnya mempertemukan keluarga Perry dengan pembeli rumah.
Kini keluarga tersebut dapat membeli rumah impian mereka, dimana Ella, Tomass, dan Alex (2) dapat memiliki kamar mereka sendiri.
David dan Liene Perry adalah orang tua dari agen properti termuda tersebut. Dengan bertambahnya anggota keluarga, mereka berharap dapat membeli rumah idaman yang memiliki lima kamar. Oleh karena itu, mereka berencana menjual rumah yang mereka tinggali saat ini. >>Baca juga: Tips Menjual Rumah dengan Jasa Broker
Ide kreatif Ella (8) dan Tomass (6) ini adalah membuat 40 lembar selebaran yang mereka tulis sendiri. Selebaran itu berisi antara lain keterangan rumah yang akan dijual, dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Cara menyebar selebaran pun hanya mendatangi tetangga di dekat rumah dari pintu ke pintu, lalu menanyakan adalah anggota keluarga yang sedang mencari rumah.
Hanya dalam waktu empat hari tepatnya, datanglah dua tawaran pembelian atas rumah tersebut. “Yang membuat saya tertarik untuk membantu adalah karena keramahan dan kepolosan mereka,” kata salah seorang tetangga yang akhirnya mempertemukan keluarga Perry dengan pembeli rumah.
Kini keluarga tersebut dapat membeli rumah impian mereka, dimana Ella, Tomass, dan Alex (2) dapat memiliki kamar mereka sendiri.
Im Suryani
Penulis adalah reporter Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: imsuryani@rumah.com atau melalui Twitter: @ngingims
Penulis adalah reporter Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke: imsuryani@rumah.com atau melalui Twitter: @ngingims
Sumber artikel : www.rumah.com
| RUANG INSPIRASI MARKETING PROPERTI |
Percayalah
bahwa 1 dari 10 orang yang datang ke lokasi Anda PASTI akan membeli
rumah di perumahan Anda atau listing Anda. Karena calon konsumen yang
telah datang berarti dia telah melakukan pertimbangan untuk membeli
properti Anda. Paling tidak dia menyukai lokasi di mana properti Anda
berada.
Apakah angka ini PASTI? Tidak! Bahkan Anda
dengan kemampuan Anda menggunakan mata dominan, memainkan eye contact
dan menguasai produk serta mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan serta
mampu melayaninya tentu prosentasenya akan semakin lebih tinggi.
Tapi
angka ini bukan masalah prosentase! Sekali lagi bukan masalah
prosentase! Bahwa semakin banyak penolakan berarti semakin dekat dengan
closing the deal. SUKSES MENJUAL! Semakin banyak DITOLAK, Anda MENDEKATI
KESUKSESAN!
Maka perbanyak saja calon konsumen
datang ke lokasi Anda. Bila unit Anda 100 unit, ini adalah masalah
bagaimana Anda mampu mendatangkan 1000 calon prospektus datang ke lokasi
Anda. silahkan dapatkan trik lainya simak disini http://www.improperti.com/?id=propertilaris
No comments:
Post a Comment