Tuesday, 18 February 2014

Tip Aman Membeli Apartemen Seken

Investasi melalui hunian jangkung atau apartemen perlu kalkulasi matang. Kalau lihai, investasi tersebut bisa menguntungkan dengan jumlah yang tidak sedikit.
Belakangan ini kondisi dan prospek investasi properti di apartemen terbilang menarik. Namun jika Anda ingin membeli apartemen untuk investasi perlu perhitungan yang matang. Sebab, walau secara umum harga apartemen ditentukan oleh lokasi dan lain-lain.

Kategori dalam membeli apartemen terbagi menjadi dua, apartemen baru atau primary product dan apartemen bekas atau secondary product. Masing-masing kategori apartemen itu memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Memang investasi pada apartemen seken umumnya lebih rendah dibandingkan apartemen baru. Pasalnya, lingkungan apartemen bekas biasanya sudah terbentuk dan kelengkapan fasilitasnya yang sudah tersedia.

Sementara apartemen baru, khususnya yang dibangun pengembang, lingkungannya belum terbentuk dan fasilitasnya masih dilengkapi. Pembentukan lingkungan dan kelengkapan apartemen baru sangat tergantung pada komitmen pengembangnya. Dikutip dari berbagai sumber, jika Anda ingin membeli apartemen seken berikut ini beberapa tip aman sebelum Anda membelinya:

1. Periksa kondisi fisik bangunan secara cermat. Jangan tergiur dengan promo yang ditawarkan. Anda pun harus teliti terhadap keretakan, cat terkelupas atau kelembaban yang disebabkan oleh bocornya saluran air. Hal ini penting agar apartemen tersebut layak huni tapi juga menguntungkan untuk dijual kembali.

2. Periksa kondisi fisik bangunan secara cermat. Jangan tergiur dengan promo yang ditawarkan. Anda pun harus teliti terhadap keretakan, cat terkelupas atau kelembaban yang disebabkan oleh bocornya saluran air. Hal ini penting agar apartemen tersebut layak huni tapi juga menguntungkan untuk dijual kembali.

3. Amati kelengkapan fasilitas lingkungan yang tersedia di apartemen itu. Pilihlah apartemen yang berada di lingkungan yang sudah dilengkapi fasilitas seperti jaringan listrik, air bersih, telepon, dan sarana seperti pusat perbelanjaan, taman bermain, sarana kesehatan, olahraga dan ibadah.

4. Pilihlah apartemen bekas yang berada di kawasan yang sudah berkembang. Karena dengan berkembangnya kawasan tersebut akan meningkatkan nilai dan tentunya kenyamanan pemilik apartemen.

5. Periksa aspek legalitas seperti sertifikat induk (HGB), Surat Izin Penunjukkan dan Penggunaan Tanah (SIPPT) dan surat izin mendirikan bangunan (IMB). Periksa dengan seksama riwayat apartemen yang ingin Anda beli jika ingin terhindar dari masalah.

6. Bandingkan harga apartemen dengan apartemen yang lain disekitar kawasan itu, atas apartemen yang kondisi dan tipenya mirip dengan apartemen Anda sebagai perbandingan.

7. Jika Anda tidak dapat menemukan perbandingan yang cocok, lakukan penyesuaian biaya dalam data perbandingan harga-harga apartemen yang Anda kumpulkan. Perhitungkan biaya renovasi (jika diperlukan), biaya transportasi dari tempat kerja, ketersediaan fasilitas di sekitar apartemen, dan juga keamanan lingkungannya.

8. Nah, jika Anda memanfaatkan jasa broker dalam proses pembelian apartemen, pilihlah broker yang bersertifikat.

9. Cek apakah pembelian apartemen bekas dapat melalui KPR. Jika dapat, Anda dapat berkesempatan untuk meminta bank untuk melakukan penilaian nilai properti dengan benar dan dapat menjadi paduan untuk menawar harga apartemen dengan pantas.

Sumber : http://www.rumah123.com


| RUANG INSPIRASI BISNIS |http://propertilaku.wordpress.com

Properti memang selalu menarik baik dari sisi investasi maupun bisnisnya. Dan ujungnya bisnis adalah MARKETING. Data di Kemenpera menyatakan bahwa lebih dari 13 juta keluarga membutuhkan tempat tinggal. Maka properti menjadi produk konsumsi primer yang menjadi rebutan. Tangkap peluang ini dengan menjadi Marketing Real Estate yang POWERFUL . segera dapatkan hanya dan hanya disini http://www.improperti.com/?id=propertilaris

No comments:

Post a Comment